Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Mei 2008

Teamwork

Dalam dunia usaha, penggunaan teamwork seringkali merupakan solusi terbaik untuk mencapai suatu kesuksesan. Teamwork yang solid akan memudahkan manajemen dalam mendelegasikan tugas-tugas organisasi. Namun demikian untuk membentuk sebuah team yang solid dibutuhkan komitment tinggi dari manajemen. Hal terpenting adalah bahwa teamwork harus dilihat sebagai suatu sumber daya yang harus dikembangkan dan dibina sama seperti sumber daya lain yang ada dalam perusahaan. Proses pembentukan, pemeliharaan dan pembinaan teamwork harus dilakukan atas dasar kesadaran penuh dari team tersebut sehingga segala sesuatu berjalan secara normal sebagai suatu aktivitas sebuah teamwork, meskipun pada kondisi tertentu manajemen dapat melakukan intervensi.

Definisi Teamwork?

Secara umum teamwork dapat didefinisikan sebagai kumpulan individu yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan. Kumpulan individu-individu tersebut memiliki aturan dan mekanisme kerja yang jelas serta saling tergantung antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu sekumpulan orang yang bekerja dalam satu ruangan, bahkan didalam satu proyek, belum tentu merupakan sebuah teamwork. Terlebih lagi jika kelompok tersebut dikelola secara otoriter, timbul faksi-faksi di dalamnya, dan minimnya interaksi antar anggota kelompok.

Ketika seseorang bekerja didalam kelompok (team), akan ada dua isu yang muncul. Pertama adalah adanya tugas-tugas (task) dan masalah-masalah yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan. Hal ini seringkali merupakan topik utama yang menjadi perhatian team. Kedua adalah proses yang terjadi di dalam teamwork itu sendiri, misalnya bagaimana mekanisme kerja atau aturan main sebuah team sebagai suatu unit kerja dari perusahaan, proses interaksi di dalam team, dan lain-lain. Dengan kata lain proses menunjuk pada semangat kerjasama, koordinasi, prosedur yang harus dilakukan dan disepakati seluruh anggota, dan hal-hal lain yang berguna untuk menjaga keharmonisan hubungan antar individu dalam kelompok itu. Tanpa memperhatikan proses maka sebuah teamwork tidak akan memiliki nilai apa-apa bagi perusahaan dan hanya akan menjadi sumber masalah bagi perusahaan dalam pembentukan sebuah teamwork. Sebaliknya jika proses tersebut ada dalam sekumpulan orang yang bekerjasama, maka performance mereka akan meningkat karena akan mendapat dukungan secara teknis maupun moral.

Mengapa Teamwork Diperlukan?

Teamwork merupakan sarana yang sangat baik dalam menggabungkan berbagai talenta dan dapat memberikan solusi inovatif suatu pendekatan yang mapan. selain itu ketrampilan dan pengetahuan yang beranekaragam yang dimiliki oleh anggota kelompok juga merupakan nilai tambah yang membuat teamwork lebih menguntungkan jika dibandingkan seorang individu yang brilian sekalipun.

Sebuah team dapat dilihat sebagai suatu unit yang mengatur dirinya sendiri. Rentangan ketrampilan dan pengetahuan yang dimiliki anggota dan self monitoring" yang ditunjukkan oleh masing-masing team memungkinkannya untuk diberikan suatu tugas dan tanggungjawab. Bahkan ketika suatu masalah tersebut dapat diputuskan oleh satu orang saja, melibatkan teamwork akan memberikan beberapa keuntungan. Keuntungan tersebut adalah: pertama keputusan yang dibuat secara bersama-sama akan meningkatkan motivasi team dalam pelaksanaanya. Kedua, keputusan bersama akan lebih mudah dipahami oleh team dibandingkan jika hanya mengandalkan keputusan dari satu orang saja.

Bila dilihat dari perspektif individu, dengan masuknya ia kedalam suatu kelompok (team) maka hal tersebut akan menambah semangat juang/motivasi untuk mencapai suatu prestasi yang mungkin tidak akan pernah dapat dicapai seorang diri oleh individu tersebut. Hal ini dapat terjadi karena team mendorong setiap anggotanya untuk memiliki wewenang dan tanggungjawab sehingga meningkatkan harga diri setiap orang.

Siklus Hidup Sebuah Teamwork

Secara umum perkembangan suatu team dapat dibagi dalam 4 tahap:

  • Forming, adalah tahapan dimana para anggota setuju untuk bergabung dalam suatu team. Karena kelompok baru dibentuk maka setiap orang membawa nilai-nilai, pendapat dan cara kerja sendiri-sendiri. Konflik sangat jarang terjadi, setiap orang masih sungkan, malu-malu, bahkan seringkali ada anggota yang merasa gugup. Kelompok cenderung belum dapat memilih pemimpin (kecuali team yang sudah dipilih ketua kelompoknya terlebih dahulu).

  • Storming, adalah tahapan dimana kekacauan mulai timbul di dalam team. Pemimpin yang telah dipilih seringkali dipertanyakan kemampuannya dan anggota kelompok tidak ragu-ragu untuk mengganti pemimpin yang dinilai tidak mampu. Faksi-faksi mulai terbentuk, terjadi pertentangan karena masalah-masalah pribadi, semua ngotot dengan pendapat masing-masing. Komunikasi yang terjadi sangat sedikit karena masing-masing orang tidak mau lagi menjadi pendengar dan sebagian lagi tidak mau berbicara secara terbuka.

  • Norming, adalah tahapan dimana individu-individu dan sub-group yang ada dalam team mulai merasakan keuntungan bekerja bersama dan berjuang untuk menghindari team tersebut dari kehancuran (bubar). Karena semangat kerjasama sudah mulai timbul, setiap anggota mulai merasa bebas untuk mengungkapkan perasaan dan pendapatnya kepada seluruh anggota team. Selain itu semua orang mulai mau menjadi pendengar yang baik. Mekanisme kerja dan aturan-aturan main ditetapkan dan ditaati seluruh anggota.

  • Performing. Tahapan ini merupakan titik kulminasi dimana team sudah berhasil membangun system yang memungkinkannya untuk dapat bekerja secara produktif dan efisien. Pada tahap ini keberhasilan team akan terlihat dari prestasi yang ditunjukkan.

Ketrampilan yang Diperlukan

Ada dua ketrampilan utama yang seharusnya dimiliki oleh anggota sebuah teamwork, yaitu:

  • Ketrampilan managerial (Managerial Skills), termasuk kemampuan dalam membuat rencana kerja, menentukan tujuan, memantau kinerja, memonitor perkembangan dan memastikan pekerjaan telah dilakukan secara benar, dan lain-lain.

  • Ketrampilan interpersonal (Interpersonal Skills), termasuk kemampuan berkomunikasi, saling menghargai pendapat orang lain dan kemampuan menjalin hubungan interpersonal dengan orang lain.

Dengan menjadi anggota suatu organisasi atau perusahaan maka secara tidak langsung Anda sudah menempatkan diri menjadi anggota sebuah teamwork. Nah, sudahkah Anda mempersiapkan diri dengan memiliki ketrampilan-ketrampilan seperti yang disebutkan diatas? (jp)


Dikutip dari:http://www.e-psikologi.com/

8 Kado Terindah

Artikel ini kiriman dari kak sigit fajar, thanks ya kak…………….

Delapan Kado Terindah untuk yang terkasih. Aneka kado ini tidak dijualdi toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat dan tak perlu membeli!Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan takternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

KEHADIRAN
Kehadiranorang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya.Memang kita bisa juga hadir di hadapannya lewat surat, telepon, fotoatau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapatberbagi perasaan, perhatian dan kasih-sayang secara lebih utuh danintensif.
Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikanlah kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan!

MENDENGAR
Sedikitorang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebihsuka didengarkan ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketahui bahwakeharmonisan hubungan antar manusia, amat ditentukan oleh kesediaanuntuk saling mendengar. Berikan kado ini untuknya.
Denganmencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kitajuga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisamendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul rileksdan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan.
Tatap wajahnya. Tidakperlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan iamenuntaskannya; ini akan memudahkan Anda dalam memberikan tanggapanyang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian.Sekedar ucapan terima-kasihpun akan terdengar manis baginya.

DIAM
Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan.
Diambisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapilebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita kepadaseseorang, karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari-hari kitasudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.

KEBEBASAN
Mencintaiseseorang tidak berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki ataumengatur kehidupannya. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jikakita selalu mengekangnya?
Memberi kebebasan adalah salahsatuperwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah “Kau bebas berbuat semaumu”.Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaanpenuh untuk bertanggungjawab atas segala hal yang ia putuskan ataulakukan.

KEINDAHAN
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik?
Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho…. Bahkan tak ada salahnya jika Anda mengkadokannya setiap hari!
Selainkeindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahansuasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga ataumeja makan yg tertata indah misalnya, bisa merupakan kado in dah Andahari ini bagi orang-orang terkasih..

TANGGAPAN POSITIF
Tanpasadar, kita sering memberikan penilaian negatif terhadap pemikiran,sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yangbenar dari dirinya dimana kebenaran mutlak hanya pada kita.
Kaliini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus.Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir Anda mengucapkanterimakasih atas segala hal yang dilakukannya buat Anda. Ingat-ingatpula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terimakasih danpujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang seringterlupakan.

KESEDIAAN MENGALAH
Tidaksemua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampaimengakibatkan terjadinya cekcok hebat. Semestinya Anda pertimbangkan,‘apa iya … sebuah hubungan cinta mesti dikorbankan dan jadiberantakan hanya gara-gara persoalan itu?’
BilaAnda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado “kesediaanmengalah”. Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telatdatang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu saja,kenapa musti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut?
Kesediaanuntuk mengalah juga dapat melunturkan sakit-hati dan mengajak kitamenyadari bahwa, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

SENYUMAN
Percayaatau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yangdiberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku,pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkanobat penenang bagi jiwa yang resah.
Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita.
Kapan terakhir kali Anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi?

Sigit Fajar Pamungkas
fajar_log21@yahoo.co.id